Proyek Jalan Dana Desa Tahap I 2024 Mangkrak, Material Ditumbuhi Ilalang di Pasirsedang
Bantenkritis.com
Pandeglang – Pekerjaan pembangunan jalan yang bersumber dari Dana Desa Tahap I Tahun 2024 di Kampung Cihujan–Samapi, Desa Pasirsedang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, hingga Jumat, 9 Januari 2026, masih terpantau terbengkalai dan belum diselesaikan.
Eman, mantan Ketua RT Kampung Karoya, mengaku malu sebagai bagian dari unsur pemerintahan tingkat bawah melihat kondisi pembangunan tersebut yang tak kunjung rampung.
“Bagaimana tidak malu, saya ini bagian dari pemerintah. Pekerjaan pembangunan Dana Desa tahap satu tahun 2024 sampai sekarang akhir Mei 2025 masih terbengkalai. Kami menyaksikan langsung di lapangan,” ujar Eman kepada wartawan.
Menurut Eman, kondisi jalan justru semakin memprihatinkan. Badan jalan yang seharusnya diperbaiki kini semakin menyempit akibat penumpukan material paving block di pinggir Jalan Samapi yang dibiarkan terlalu lama.
“Material paving block ditumpuk di pinggir jalan Samapi sampai ditumbuhi rumput ilalang karena terlalu lama dibiarkan. Ini menunjukkan pekerjaan tidak dikelola dengan baik,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengunduran dirinya sebagai Ketua RT Kampung Karoya telah disampaikan secara langsung kepada Kepala Desa Pasirsedang, Agus, di Kantor Desa pada Januari 2025 lalu.
“Pengunduran diri saya sebagai Ketua RT Kampung Karoya sudah saya laporkan langsung kepada Bapak Agus selaku Kepala Desa Pasirsedang pada Januari 2025,” ungkap Eman.
Lebih lanjut, Eman yang berprofesi sebagai petani menuturkan bahwa selama menjabat sebagai Ketua RT sepanjang tahun 2024, dirinya mengaku tidak pernah menerima honor maupun insentif Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).
“Selama satu tahun penuh saya menjabat sebagai Ketua RT di Kampung Karoya pada tahun 2024, sepeser pun saya tidak pernah menerima gaji, honor, atau insentif LKD dari kepala desa maupun Pemerintah Desa Pasirsedang. Alhamdulillah saya ikhlas, namun hal ini perlu diketahui publik,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Pasirsedang, Agus, serta Camat Picung belum memberikan tanggapan resmi terkait proyek pembangunan jalan yang terbengkalai maupun pernyataan mantan Ketua RT tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi untuk menjaga keberimbangan pemberitaan."
Ian

Raey 