Pelaksanaan TKA PKBM Maju Bersama Tahun 2026 Berjalan Lancar dan Diikuti Seluruh Peserta

Pelaksanaan TKA PKBM Maju Bersama Tahun 2026 Berjalan Lancar dan Diikuti Seluruh Peserta

Bantenkritis.com, Pandeglang, Banten | Belajar tidak hanya diukur dari kehadiran dan semangat di kelas, tetapi juga dari kemampuan memahami dan menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari. Pada tanggal 11 April 2026, PKBM Maju Bersama melaksanakan kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi seluruh peserta didik program kesetaraan, termasuk Paket B dan Paket C.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam proses pendidikan di PKBM Maju Bersama, karena berfungsi untuk menilai sejauh mana peserta didik menguasai materi pembelajaran selama satu semester. Selain itu, TKA juga menjadi bentuk latihan disiplin dan tanggung jawab yang membantu peserta didik mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir dan dunia kerja di masa depan.

Shihabudin Romli, Ketua PKBM Maju Berama menyampaikan, Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan kegiatan evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif peserta didik dalam berbagai bidang pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Tujuannya bukan sekadar untuk mendapatkan nilai, tetapi juga untuk memahami tingkat pemahaman dan kesiapan belajar peserta didik di setiap jenjang.

Bagi lembaga pendidikan kesetaraan seperti PKBM Maju Bersama, TKA adalah langkah penting untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan sesuai dengan standar kurikulum nasional. Dengan hasil TKA, tutor dan pengelola dapat melakukan perbaikan metode mengajar agar lebih sesuai dengan kebutuhan belajar peserta.

Pelaksanaan Ujian TKA di PKBM Maju Bersama dilaksanakan secara tertib dan kondusif, melibatkan seluruh peserta didik dari berbagai program kesetaraan. Panitia dan para tutor turut berperan aktif dalam memastikan ujian berjalan dengan lancar.

Meski berlangsung dengan penuh ketegangan, kegiatan ini berjalan dengan suasana hangat. Setelah selesai, banyak peserta didik berbagi pengalaman dan rasa bangga karena telah menyelesaikan ujian dengan usaha terbaik.

Setelah ujian selesai, hasil dari Tes Kemampuan Akademik akan dianalisis oleh tim tutor dan pengelola PKBM. Nilai-nilai ini menjadi indikator pencapaian belajar dan dasar untuk memberikan bimbingan tambahan bagi peserta yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

Hasil TKA bukanlah akhir, melainkan cermin untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran berjalan efektif. Dari sini, lembaga dapat menyesuaikan pendekatan agar seluruh peserta didik mencapai kompetensi yang diharapkan.

Dalam sistem pendidikan kesetaraan, kegiatan seperti TKA memiliki peran yang sangat strategis. Tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga melatih disiplin, konsistensi, dan kejujuran — nilai-nilai penting yang menjadi dasar karakter peserta didik.

Bagi peserta Paket C, ujian ini juga berfungsi sebagai tolok ukur kesiapan menuju pendidikan tinggi atau dunia kerja. Dengan mengikuti TKA, peserta didik belajar untuk bertanggung jawab atas proses belajar mereka sendiri dan memahami pentingnya evaluasi diri.

PKBM Maju Bersama berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kegiatan ujian tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang membangun semangat dan rasa percaya diri peserta didik.

Komitmen PKBM Maju Bersama Meningkatkan Mutu Pendidikan, Sebagai salah satu lembaga pendidikan kesetaraan di wilayah Kecamatan Majasaru, PKBM Maju Bersama terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Melalui kegiatan seperti Tes Kemampuan Akademik, lembaga ini membuktikan bahwa pendidikan non-formal juga mampu menghadirkan sistem pembelajaran yang terukur, terarah, dan bermakna.

TKA menjadi bagian dari langkah berkelanjutan PKBM Maju Bersama untuk memastikan setiap peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang adil, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Dengan semangat “Belajar Tanpa Batas”, PKBM Maju Bersama terus berinovasi agar pendidikan kesetaraan menjadi jembatan nyata menuju masa depan yang lebih baik. (Red)