MBG Dibagikan Terlalu Pagi & Ompeng Tanpa Label Batas Aman Konsumsi, PERRA Nusantara Minta BGN juga Satgas MBG Pandeglang Lakukan Evaluasi SPPG Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar

MBG Dibagikan Terlalu Pagi & Ompeng Tanpa Label Batas Aman Konsumsi, PERRA Nusantara Minta BGN juga Satgas MBG Pandeglang Lakukan Evaluasi SPPG Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar

Bantenkritis.com, Pandeglang, Banten | DPP PERRA Nusantara mempertanyakan kelayakan pengiriman MBG oleh SPPG Dahu 1 Aisha Bojong Canar yang dianggap telalu pagi juga di temukan ompreng kotor dan tanpa lebel batas konsumsi.

L. Irawan, Sekjen DPP PERRA Nusantara menyampaikan, bahwa SPPG Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar mengirim MBG pada jam 7.40 di SDN Babakanlor 03 Kecamatan Cikedal juga tidak ditemuknya Stiker batas waktu konsumsi pada ompreng MBG, Pengiriman atau waktu masak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlalu pagi atau terlalu lama berisiko menurunkan kualitas makanan dan memicu kontaminasi.

Lanjut L. Irawan, Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan aturan bahwa makanan MBG aman dikonsumsi maksimal 4 jam setelah matang, Memasak sejak malam hari untuk dikonsumsi siang hari keesokan harinya melanggar batas aman dan berisiko menyebabkan keracunan.

Pengiriman MBG yang terlalu pagi atau penyajian yang terlalu cepat membuat jadwal makan siswa berdekatan dengan sarapan di rumah, sehingga anak-anak belum merasa lapar.

Kebijakan Terbaru BGN, bahwa Setiap ompreng makanan kini wajib dilengkapi segel dan label waktu kedaluwarsa konsumsi. Makanan MBG dilarang dibawa pulang agar tidak dikonsumsi lewat dari batas 4 jam.

Dugaan pelanggaran pada SPPG Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar bukan hanya terkait distribusi MBG yang telalu pagi juga ditemukan Ompreng tanpa label, dan yang paling terlihat di atas tutup ompreng banyak bekas lem dan kertas.

Doni Hermawan, Wakil Satgas MBG Pandeglang saat dikonfirmasi perihal Pengiriman MBG telalu pagi dan Ompreng Tanpa Label oleh SPPG Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar Menyampaikan "Ok Nanti Kita Cek" Balasnya.

Kareg SPPI Banten dan Korwil SPPI Pandeglang saat di pinta tanggapan perihal Pengiriman MBG telalu pagi dan Ompreng Tanpa Label oleh SPPG Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar tidak memberikan jawaban.

BGN melalui Korwil SPPI Pandeglang dan Satgas MBG Pandeglang harus melakukan Evaluasi dan pengawasan ketat terhadap operasional dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikedal Dahu 01 Dapur Aisha Bojong Canar yang diduga melanggar juknis BGN, juga lakukan pemeriksan terkait dengan Kesediaan 15 Suplier dari UMKM Lokal dan Petani yang diduga tidak sesuai. (Red)