Dapur MBG di Area Toko Bangunan, Aktivis IKRAR Nilai Tak Penuhi Kelayakan Kesehatan

Dapur MBG di Area Toko Bangunan, Aktivis IKRAR Nilai Tak Penuhi Kelayakan Kesehatan

Pandeglang — Komunitas Aktivis Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) Kabupaten Pandeglang menyoroti dugaan ketidaksesuaian standar higienitas pada dapur pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Kampung Kadu Logak, Kecamatan Menes, Selasa (5/5/2026).

Ketua IKRAR, Enji, menyampaikan keberatan atas lokasi dapur yang disebut berada di dalam area toko bangunan. Menurutnya, kondisi tersebut dinilai tidak memenuhi aspek kelayakan dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap kualitas makanan yang disajikan.

“Lokasi tersebut tidak layak dijadikan dapur pengelolaan MBG karena berada di dalam area toko bangunan,” ujar Enji dalam keterangannya.

Ia menambahkan, keberadaan dapur di lingkungan yang berdekatan dengan material konstruksi dikhawatirkan dapat memicu kontaminasi partikel debu maupun zat lain yang berpotensi memengaruhi keamanan pangan. Hal ini, kata dia, perlu menjadi perhatian serius mengingat program MBG menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan asupan gizi berkualitas.

Selain itu, IKRAR juga mempertanyakan peran pengawasan dari Satgas MBG tingkat kecamatan, termasuk pihak Puskesmas Menes yang dinilai memiliki kapasitas dalam memastikan standar kebersihan dan higienitas fasilitas pengolahan makanan.

“Kami melihat seolah tidak ada pengawasan yang optimal. Padahal, fungsi pengawalan dari sisi kesehatan sangat penting dalam memastikan dapur memenuhi standar yang berlaku,” katanya.

IKRAR menyatakan akan menyampaikan temuan tersebut kepada Satgas MBG Kabupaten Pandeglang serta Badan Gizi Nasional. Langkah ini, menurut Enji, dilakukan agar pelaksanaan program yang menjadi prioritas nasional tersebut tetap berjalan sesuai tujuan.

“Kami akan sampaikan kondisi ini secara estafet ke tingkat kabupaten dan Badan Gizi Nasional, agar pengelolaan SPPG di Kecamatan Menes dapat berjalan lebih baik,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Kecamatan Menes belum memberikan tanggapan resmi terkait konfirmasi yang telah dilakukan.

Redaksi membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan lebih lanjut, sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Bahrudin